Site Loader

Pada zaman ini, beberapa teknologi baru di dunia ini diluncurkan. Salah satunya adalah di bidang transportasi. Saat ini, teknologi mobil tak berawak yang dimaksud mobil tanpa pengemudi atau sopir sudah digunakan oleh beberapa negara. Awal mulanya penggunaan mobil tak berawak yaitu bermula dari kota New York, Amerika Serikat. Tujuan dari pembahasan mobil tak berawak adalah untuk mengetahui moral dan etika mobil tersebut saat digunakan oleh orang  – orang. Pertanyaan dari pembahasan mobil tak berawak adalah apa yang dimaksud dari mobil tak berawak, apa tujuan dibuatnya mobil tak berawak, apakah moral dan etika mobil tak berawak memberi dampak positif bagi manusia, bagaimana solusi terbaik untuk menghindari dampak negatif mobil tak berawak. Mobil tak berawak merupakan sebuah teknologi transportasi pintar yang tidak mempunyai pengemudi atau sopir, transportasi ini adalah kendaraan beroda empat. Pada tahun 2017 bulan September, Manik Sukoco mengatakan bahwa mobil tak berawak atau mobil robot adalah mobil yang mampu merasakan lingkungannya dan menavigasi tanpa input manusia. Mobil ini menggunakan berbagai teknik untuk mendeteksi sekelilingnya, seperti radar, sinar laser, GPS, dan penglihatan komputer. Sistem kontrol tingkat lanjut menafsirkan informasi sensorik untuk mengidentifikasi jalur navigasi yang sesuai, rintangan, dan papan nama yang relevan. Mobil otonom memiliki sistem kontrol yang mampu menganalisa data sensorik untuk membedakan berbagai jenis mobil yang sedang melintasi jalanan.Pada tahun 2017 bulan Agustus, The Daily Oktagon mengatakan bahwa perkembangan teknologi mobil tak berawak (self-driving car) semakin hari semakin maju. Mobil pintar ini dikembangkan demi mempermudah pekerjaan manusia agar tak lagi letih untuk berlama-lama mengendarai kendaraan mereka di kota-kota besar yang cenderung macet. Penggunaan sensor LIDAR pada bagian atas mobil memungkinkan sistem menghitung jarak antara mobil dengan objek-objek yang berada di sekitarnya. (The Daily Oktagon, Agustus 2017). Maksud dari meningkatkan produktivitas manusia adalah pengemudi dapat melakukan aktivitas lain di dalam mobil. Misalnya, membaca buku, menonton, bermain game, melakukan tugas, melakukan pekerjaan lain. Tidak untuk pengemudi saja, orang yang tidak bisa mengendarai mobil tidak perlu khawatir, karena mobil dapat berjalan dengan sendirinya sesuai permintaan penumpang. Selain dari itu, tujuan dari teknologi mobil tak berawak ini yaitu untuk mengurangi kemacetan, mengurangi polusi, dan meningkatkan efisiensi sektor transportasi.Moral dan etika pada teknologi mobil tak berawak ini tidak memberi dampak positif bagi manusia. Teknologi mobil tak berawak ini tidak dapat bekerja dengan cepat saat ada keadaan yang tidak terduga atau keaadan yang terjadi secara mendadak. Misalnya, posisi mobil tak berawak ini sedang berada di belakang truk besar. Jadi, Di depan mobil tak berawak ini ada sebuah truk besar yang sedang mengangkut barang – barang yang banyak. Di sebelah kiri mobil tak berawak ini ada sebuah kendaraan mobil dan di sebelah kanan mobil tak berawak ini ada sebuah kendaraan motor. Jadi, secara tiba – tiba, beberapa barang yang ada di truk besar itu jatuh ke belakang, yang pasti barang itu akan jatuh kea rah mobil tak berawak ini. Respon si mobil tak berawak ini adalah dia bisa saja langsung menabrak truk besar tersebut, atau belok kiri yang akan menabrak sebuah kendaraan mobil, atau belok kanan yang akan menabrak sebuah kendaraan motor. Maka dari itu, jika mobil tak berawak ini menabrak truk besar yang ada di depannya, pasti akan membuat celaka penumpang, jika mobil tak berawak ini belok kiri, pasti akan membuat celaka penumpang dan orang yang ada di dalam sebuah kendaraan mobil tersebut, jika mobil tak berawak ini belok kanan, pasti akan membuat celaka penumpang dan orang yang ada di sebuah kendaraan motor tersebut. Jadi, teknologi mobil tak berawak akan membuat celaka pada manusia dan meningkatkan angka kecelakaan juga. Dari pembahasan teknologi mobil tak berawak alias mobil tanpa pengemudi atau sopir, dapat ditarik kesimpulan yaitu penggunaan teknologi mobil tak berawak ini mempunyai moral dan etika yang tidak baik bagi semua orang. Moral dan etika teknologi mobil tak berawak memberi dampak negatif bagi semua orang. Dampak negatifnya yaitu teknologi mobil tak berawak ini membuat celaka pada manusia dan meningkatkan angka kecelakaan. Khusunya teknologi mobil tak berawak ini tidak dapat berhenti secara mendadak jika ada keadaan yang tak terduga muncul secara tiba – tiba.  Disarankan, penumpang pada mobil tak berawak ini dapat terus mengawasi keadaan di dalam mobil., jangan meninggalkan anak – anak kecil di dalam mobil tak berawak ini. Penanganan yang terbaik bagi semua orang adalah sebagai pembuat dan pencipta teknologi mobil tak berawak, seharusnya dapat memasang sensor – sensor yang banyak yang meliputi keadaan – keadaan yang mungkin terjadi pada teknologi mobil tak berawak, terutama pada saat keadaan tak terduga atau tiba – tiba datang. Pembuat mobil tak berawak juga dapat membuat kodingan yang lebih fokus pada satu tujuan dan memperluas kemungkinan yang ada meliputi semua keadaan – keadaan yang terjadi pada saat mobil tak berawak sedang digunakan. ?

Post Author: admin

x

Hi!
I'm Sonya!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out